Tangisan Bahasaku
November 27, 2008 Leave a Comment
Gah berdiri angkuh dengan durimu…
Indah…kelopakmu indah…
Engkau Bunga Mawar acapkali diagungi.
Tinggi sekali engkau dijulang…
Sehingga aku dilupakan di tanah sendiri…
Mekarlah aku wahai Bunga Raya…
Mekarlah dengan subur…
Namun kesuburanku hanya di desa tercinta.
Entah ke mana cantikku hilang…
Hingga lebah malu menghirup maduku.
Walaupun tiada bilur yang menyeksaku,
namun Si Mawar menghimpit aku…
Aku menangis dan semakin pudar.
Tetapi tidak ada diantaraku yang mendengar…
Tangisan bahasaku…
Hasil karya;
Alborry Alphonsus Jim