Tangisan Bahasaku

Gah berdiri angkuh dengan durimu…

Indah…kelopakmu indah…

Engkau Bunga Mawar acapkali diagungi.

Tinggi sekali engkau dijulang…

Sehingga aku dilupakan di tanah sendiri…

Mekarlah aku wahai Bunga Raya…

Mekarlah dengan subur…

Namun kesuburanku hanya di desa tercinta.

Entah ke mana cantikku hilang…

Hingga lebah malu menghirup maduku.

Walaupun tiada bilur yang menyeksaku,

namun Si Mawar menghimpit aku…

Aku menangis dan semakin pudar.

Tetapi tidak ada diantaraku yang mendengar…

Tangisan bahasaku…

                                                                    

  Hasil karya;

Alborry Alphonsus Jim

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.